Perayaan Puncak HUT ke-40 LPD Desa Adat Subamia, Empat Dekade Menjadi  satu satunya Lumbung Desa dan Penguat Krama

Tabanan, BerandaBali.id – Empat dekade perjalanan LPD Desa Adat Subamia menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran lembaga keuangan milik Desa Adat dalam menjaga perekonomian sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan adat masyarakat.

Memasuki usia ke-40 tahun pada 4 Oktober 2026, LPD Desa Adat Subamia terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi Desa Adat. Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan lembaga, keberadaan LPD juga memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan krama dan berbagai kegiatan adat.

Peringatan HUT ke-40 LPD Desa Adat Subamia diisi dengan kegiatan persembahyangan bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang LPD sekaligus memohon kerahayuan, kelancaran dan keberlanjutan bagi lembaga serta seluruh krama Desa Adat Subamia.

Pemucuk LPD Desa Adat Subamia, Ida Bagus Kade Surya Putra, BSc, menegaskan bahwa perjalanan 40 tahun bukan sekadar angka, melainkan bagian dari sejarah panjang LPD dalam mendampingi dan memberikan manfaat bagi Desa Adat.

Salah satu bentuk kontribusi yang selama ini diberikan LPD Desa Adat Subamia yakni dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan adat. Setiap pelaksanaan odalan, krama Desa Adat tidak dibebani biaya dari sisi LPD, sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan lembaga kepada masyarakat adat.

Kebijakan tersebut menjadi gambaran bahwa LPD tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan adat yang melekat sebagai bagian dari Desa Adat.

“LPD menjadi satu-satunya lumbung Desa Adat. Karena itu, keberadaannya harus terus memberikan manfaat dan kembali kepada krama,” demikian semangat yang menjadi bagian penting dalam perjalanan LPD Desa Adat Subamia.

Selama 40 tahun, LPD Desa Adat Subamia terus tumbuh dan berkembang dengan menjaga kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama. Kepercayaan krama menjadi modal penting bagi LPD untuk menjalankan fungsi ekonomi sekaligus mendukung berbagai kebutuhan Desa Adat.

READ  Target 400 Ton Sebulan, Perumda MGS Badung Perluas Jaringan Penyerapan Gabah

Di tengah perkembangan zaman dan semakin kompleksnya kebutuhan masyarakat, LPD dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga semakin kuat, profesional dan adaptif. Pertumbuhan LPD diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan manfaat yang dirasakan langsung oleh krama.

Empat puluh tahun perjalanan LPD Desa Adat Subamia menjadi bukti bahwa lembaga ini telah melewati berbagai dinamika dan tetap berdiri sebagai bagian penting dari kehidupan Desa Adat.

Dengan semangat 40 tahun tumbuh dan berkembang, LPD Desa Adat Subamia diharapkan semakin kokoh sebagai lumbung ekonomi Desa Adat, sekaligus terus menjaga nilai kebersamaan, gotong royong dan keberpihakan kepada krama.

Bagi Desa Adat Subamia, LPD bukan sekadar tempat menyimpan dan mengelola dana. Lebih dari itu, LPD merupakan bagian dari kekuatan Desa Adat—tumbuh bersama krama, hadir saat dibutuhkan, dan mengembalikan manfaatnya untuk keberlangsungan adat serta kesejahteraan masyarakat. (Tim)

Populer

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Terbaru

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10