Gianyar, BerandaBali.id – Tahapan Pemilihan Perbekel (Pilkades) Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, memasuki momentum penting.
Setelah resmi ditetapkan sebagai calon Perbekel Desa Peliatan periode 2026–2034 pada 17 Agustus 2026, Cokorda Gede Agusnawa kini mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut calon yang berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Pengundian nomor urut tersebut menjadi salah satu tahapan penting menuju pelaksanaan pesta demokrasi desa. Dengan diperolehnya nomor urut 1, Cokorda Gede Agusnawa menyatakan siap mengikuti seluruh proses Pilkades dengan mengedepankan suasana yang aman, damai, santun, serta tetap menjaga persaudaraan masyarakat Desa Peliatan.
Bagi Agusnawa, nomor urut bukan sekadar identitas dalam surat suara. Lebih dari itu, nomor tersebut menjadi bagian dari perjalanan perjuangan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan Desa Peliatan untuk delapan tahun mendatang.
Dirinya berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan tertib dan penuh kedewasaan. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan sesuatu yang lumrah dalam sebuah proses demokrasi, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan.
“Pilkades ini adalah bagian dari proses demokrasi. Saya berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kerukunan dan kebersamaan. Jangan sampai karena berbeda pilihan kemudian menjadi permusuhan,” jelas Cokorda Gede Agusnawa, Minggu,(23/8/2026) di Gianyar.
Dirinya juga mengajak masyarakat Desa Peliatan menggunakan hak pilih secara bijaksana dan berdasarkan hati nurani. Menurutnya, masyarakat memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan calon yang dianggap paling mampu membawa desa menuju kemajuan.
Namun, Agusnawa mengingatkan agar pilihan masyarakat tidak hanya didasarkan pada kedekatan pribadi maupun kepentingan sesaat.
Rekam jejak, integritas, pengalaman, serta visi dan misi calon perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan.
“Silakan memilih sesuai dengan keyakinan masing-masing. Yang terpenting, lihat rekam jejak dan visi-misi calon, sehingga siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat benar-benar mampu membawa Desa Peliatan menuju kemajuan,” tegasnya.
Dengan nomor urut 1 yang diperoleh dalam pengundian pada Minggu, 23 Agustus 2026, Agusnawa menegaskan dirinya akan menjalani seluruh tahapan Pilkades dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga mengajak seluruh calon untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, seluruh kandidat yang berkompetisi merupakan bagian dari keluarga besar Desa Peliatan.
Karena itu, kompetisi politik tidak seharusnya menciptakan jarak maupun perpecahan di tengah masyarakat.
“Siapa pun nanti yang mendapat kepercayaan masyarakat, kita harus tetap bersama. Kita semua adalah keluarga besar Desa Peliatan,” katanya.
Dirinya menilai Pilkades bukan sekadar pertarungan untuk menentukan siapa yang memperoleh suara terbanyak.
Lebih jauh, pesta demokrasi desa merupakan momentum bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang dinilai mampu membawa perubahan, meningkatkan pembangunan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Agusnawa mengajak masyarakat mengikuti setiap tahapan Pilkades dengan kepala dingin dan mengedepankan kepentingan Desa Peliatan.
Baginya, perbedaan pilihan cukup berlangsung di bilik suara.
Setelah seluruh proses demokrasi selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu dan bergandengan tangan membangun desa.
“Perbedaan pilihan cukup sampai di bilik suara. Setelah itu kita kembali menjadi satu keluarga, bersama-sama membangun Desa Peliatan,” ungkapnya.
Dengan telah ditetapkannya calon pada 17 Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut pada Minggu, 23 Agustus 2026, tahapan Pilkades Desa Peliatan kini semakin mendekati hari pemungutan suara.
Nomor urut 1 menjadi identitas Cokorda Gede Agusnawa dalam kontestasi tersebut. Namun, di balik nomor yang diperolehnya, ia berharap seluruh rangkaian Pilkades dapat menjadi contoh demokrasi desa yang sehat, dewasa, dan tetap berlandaskan semangat menyama braya.
Sebab, bagi Agusnawa, kemenangan dalam Pilkades bukan semata-mata tentang siapa yang berhasil menduduki kursi Perbekel.
Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh masyarakat tetap utuh setelah pesta demokrasi berakhir.
Desa Peliatan membutuhkan pemimpin, tetapi juga membutuhkan persatuan masyarakat.
Karena itu, siapa pun yang nantinya memperoleh amanah harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
Dengan semangat tersebut, Cokorda Gede Agusnawa membawa nomor urut 1 bukan hanya sebagai tanda dalam kontestasi, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan demokrasi yang damai, bermartabat, dan tetap menjaga keutuhan keluarga besar Desa Peliatan.(TBB)