Badung, BerandaBali.id – Sebuah kenang-kenangan tidak selalu harus mahal dan megah. Terkadang, sebuah tulisan sederhana justru mampu menyimpan cerita, kebersamaan, dan rasa terima kasih yang akan dikenang dalam waktu panjang.
Hal itulah yang dilakukan mahasiswa KKN PMM 2026 Universitas Warmadewa yang tengah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Diprakarsai oleh Ketua KKN I Nengah Aditya Pramana Putra bersama 18 anggota lainnya, mahasiswa KKN tersebut membuat sebuah plang bertuliskan “I Love Ayunan” sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenang-kenangan bagi Desa Ayunan.
Ide tersebut lahir dari gagasan dan kesepakatan bersama seluruh mahasiswa KKN. Mereka ingin meninggalkan sesuatu yang sederhana, tetapi memiliki makna setelah masa pengabdian mereka di Desa Ayunan berakhir.
Bagi para mahasiswa, plang tersebut bukan sekadar penanda atau hiasan desa. Tulisan “I Love Ayunan” menjadi simbol rasa terima kasih atas sambutan, dukungan, kebersamaan, serta pengalaman yang mereka dapatkan selama menjalani berbagai rangkaian kegiatan KKN bersama masyarakat.
Selama berada di Desa Ayunan, para mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah dirancang. Mereka juga berkesempatan berbaur dengan masyarakat, mengenal kehidupan desa secara lebih dekat, mengikuti berbagai kegiatan, serta merasakan secara langsung suasana kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan KKN.
Dari interaksi itulah muncul sebuah ikatan emosional antara mahasiswa dengan Desa Ayunan.
“I Love Ayunan” akhirnya dipilih sebagai ungkapan sederhana untuk menggambarkan perasaan tersebut.
Tulisan itu seolah menjadi pesan bahwa meskipun suatu saat para mahasiswa harus meninggalkan Desa Ayunan dan kembali menjalani aktivitas akademik mereka, pengalaman selama berada di tengah masyarakat tidak akan begitu saja hilang.
Pemasangan plang tersebut juga menjadi momen istimewa karena turut dihadiri langsung oleh Perbekel Desa Ayunan. Kehadiran pihak desa menjadi bagian dari kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN.
Momen pemasangan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Mahasiswa bersama pihak desa mengabadikan kegiatan itu sebagai bagian dari perjalanan KKN PMM 2026 di Desa Ayunan.
Bagi mahasiswa, kenang-kenangan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sesuatu yang dapat dilihat secara fisik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa selama beberapa waktu mereka pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Ayunan.
Ketua KKN PMM 2026 Desa Ayunan, I Nengah Aditya Pramana Putra, bersama 18 anggota KKN lainnya pun berharap keberadaan plang tersebut dapat memberikan kesan positif dan menjadi simbol hubungan baik antara mahasiswa Universitas Warmadewa dengan masyarakat Desa Ayunan.
Pada akhirnya, KKN bukan hanya tentang program yang selesai dilaksanakan atau laporan yang kemudian dikumpulkan. Lebih dari itu, KKN menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat, memahami kehidupan sosial secara langsung, sekaligus membangun hubungan dan meninggalkan jejak kebaikan.
Dan di Desa Ayunan, jejak itu kini hadir dalam sebuah kalimat sederhana, “I Love Ayunan.”
Sebuah kalimat pendek yang menyimpan rasa terima kasih, kebersamaan, persahabatan, dan kenangan mahasiswa KKN PMM 2026 selama menjadi bagian dari Desa Ayunan. (TBB)