Gianyar, BerandaBali.id – Pesta demokrasi tingkat desa di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, akan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan. Pemilihan Perbekel (Pilkek) Desa Sayan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat Desa Sayan untuk menggunakan hak pilih secara bijak dan menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa desa semakin sejahtera, harmonis, mandiri, sekaligus tetap berpegang teguh pada jati diri dan akar budaya Bali.
Salah satu kandidat yang maju dalam kontestasi Pilkel Desa Sayan adalah I Ketut Gede Kesumawijaya, S.Sos., M.Ag., calon Perbekel Desa Sayan nomor urut 1.
Mengusung semangat “Satu Hati untuk Sayan”, Kesumawijaya membawa gagasan pengabdian yang berorientasi pada pembangunan desa dengan tetap menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai pijakan utama.
Tagline yang diusung, “Dedikasi Murni Mewujudkan Tri Hita Siddhi, Sayan Bersinar”, menjadi gambaran komitmennya untuk membangun Desa Sayan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan spiritual masyarakat.
Bagi Kesumawijaya, kemajuan desa tidak seharusnya membuat masyarakat tercerabut dari akar budayanya. Sebaliknya, pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian adat, budaya, keharmonisan sosial, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat Bali.
Gagasan besar yang ditawarkan adalah mewujudkan Desa Sayan yang semakin sejahtera, harmonis dan mandiri, namun tetap memiliki identitas yang kuat sebagai desa adat dan desa budaya Bali.
Nilai Tri Hita Karana menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang seimbang. Hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan menjadi nilai yang diyakini relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan desa di masa depan.
Dalam konteks tersebut, pembangunan Desa Sayan diharapkan tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakat, keharmonisan antarwarga, kelestarian lingkungan, serta keberlanjutan adat dan budaya.
Sayan yang maju adalah Sayan yang tetap mengenal akar budayanya.
Sayan yang sejahtera adalah Sayan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama.
Dan Sayan yang mandiri adalah Sayan yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi desa untuk kepentingan masyarakat.
Pilkek Desa Sayan 2026 bukan sekadar agenda lima tahunan. Di balik satu suara yang diberikan masyarakat, terdapat harapan tentang bagaimana Desa Sayan akan berkembang dan menentukan masa depannya.
Karena itu, masyarakat Desa Sayan diimbau untuk tidak menyia-nyiakan hak konstitusionalnya. Setiap warga yang memiliki hak pilih diharapkan hadir ke tempat pemungutan suara dan memberikan pilihan sesuai hati nurani.
“Suara kita adalah masa depan Sayan.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan desa bukan hanya berada di tangan calon yang terpilih, tetapi juga berada di tangan masyarakat yang menentukan pilihannya.
Dengan menggunakan hak pilih secara bijak, masyarakat turut mengambil bagian dalam menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah pembangunan dan pelayanan masyarakat Desa Sayan.
Bagi pendukung I Ketut Gede Kesumawijaya, nomor urut 1 menjadi simbol semangat untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam satu tujuan, yakni membangun Sayan secara bersama-sama.
“Satu Hati untuk Sayan” bukan hanya slogan, tetapi semangat untuk merangkul masyarakat dengan latar belakang dan kepentingan yang beragam agar tetap berada dalam satu ikatan persaudaraan.
Perbedaan pilihan dalam demokrasi diharapkan tidak menjadi alasan untuk memutus hubungan persaudaraan. Sebab, setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat tetap menjadi bagian dari satu keluarga besar Desa Sayan.
Karena itu, Pilkel Sayan 2026 diharapkan berlangsung aman, damai, jujur, demokratis, dan penuh rasa persaudaraan.
Pada akhirnya, siapa pun yang mendapatkan kepercayaan masyarakat akan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan dan melanjutkan pembangunan Desa Sayan.Minggu, 20 September 2026, gunakan hak pilih Anda.
Coblos calon Perbekel Desa Sayan Nomor Urut 1, I Ketut Gede Kesumawijaya, S.Sos., M.Ag.
“Satu Hati untuk Sayan.”
Dedikasi Murni Mewujudkan “Tri Hita Siddhi” — Sayan Bersinar.
Sebab satu suara hari ini bukan sekadar tanda di kertas suara, melainkan bagian dari langkah bersama menentukan wajah dan masa depan Desa Sayan. (TBB)