Sembahyang Rahina Tumpek Uye di Pura Luhur Batukau, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan dengan Alam

Tabanan, BerandaBali.id – Dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Uye, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, beserta jajaran memaknai perayaan hari suci yang menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus menjaga keharmonisan dengan alam dan seluruh makhluk hidup, khususnya satwa, melalui Persembahyangan Bersama di Pura Luhur Batukaru, Sabtu (5/9/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Sekda Provinsi Bali beserta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali.

Rahina Tumpek Uye atau yang dikenal dengan Tumpek Kandang jatuh setiap Saniscara Kliwon Wuku Uye.

Hari suci ini menjadi momentum bagi umat Hindu untuk memuliakan satwa sebagai bagian dari kehidupan sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas manfaat dan keberadaan seluruh makhluk hidup.

Nilai tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam, dan satwa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan memberi makan ikan serta pelepasan burung, yakni burung crucuk, kitiran, dan kukur, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberadaan dan kelestarian ekosistem dan satwa.

Kemudian persembahyangan bersama dilaksanakan di Pura Beji dan di utama mandala Pura Luhur Batukau sebagai wujud syukur dan penghayatan terhadap makna Rahina Tumpek Uye.

Sanjaya menyampaikan bahwa peringatan Rahina Tumpek Uye hendaknya tidak hanya dimaknai melalui pelaksanaan upacara, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata untuk menjaga alam serta seluruh makhluk hidup. Menurutnya, keharmonisan antara manusia dan alam merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya mengapresiasi kebersamaan Gubernur Koster dan jajaran Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memperingati Rahina Tumpek Uye. Pihaknya berharap semangat untuk menjaga alam dan satwa dapat terus ditumbuhkan serta diwujudkan melalui tindakan nyata, sehingga nilai-nilai keharmonisan dan keseimbangan yang terkandung dalam Rahina Tumpek Uye dapat terus terjaga dalam kehidupan masyarakat.(Rls)

READ  Ketut Sudarsana Ketua DPRD Gianyar Turun langsung  Atensi Krisis BBM, Sembilan SPBU yang Sempat Kosong Mulai Terisi

Populer

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Terbaru

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10