“Jangan Jadikan Jabatan Sebagai Beban, Jadikan Pengabdian”: Pesan Ny. Surya Adnyani Saat Lantik Ketua TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi

Gianyar, BerandaBali.id – Peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah kembali mendapat penegasan.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gianyar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, secara resmi melantik Ketua TP PKK dan Ketua TP Posyandu, sekaligus mengukuhkan Bunda PAUD dan Bunda Literasi di empat kecamatan, yakni Tampaksiring, Sukawati, Gianyar, dan Tegallalang.

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (22/9/2026).

Prosesi berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyematan pin serta selempang, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan naskah pelantikan.

Dalam arahannya, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelantikan, rotasi, dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar yang dilakukan Bupati Gianyar pada 27 Agustus 2026.

Perubahan penugasan para pejabat tersebut secara otomatis diikuti dengan penyesuaian tugas dan tanggung jawab Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD, serta Bunda Literasi di wilayah masing-masing.

Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar tidak memandang amanah tersebut sebagai sebuah beban, melainkan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tulus. Jangan jadikan ini sebagai beban, jadikanlah sebagai pengabdian,” tegasnya.

Menurutnya, tugas tersebut secara ex officio merupakan bagian dari peran pendamping bagi suami atau istri yang memperoleh amanah dalam pemerintahan.

Karena itu, keberadaan TP PKK bukan sekadar pelengkap dalam struktur pemerintahan, tetapi memiliki tanggung jawab sosial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan keluarga dan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa PKK memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan masyarakat Indonesia. Sejak berdiri pada 1972 hingga saat ini, gerakan PKK telah berkembang dan mengambil bagian dalam berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

READ  Bupati Sanjaya Dorong Reforma Agraria Berbasis Data Presisi 

“PKK memiliki banyak tugas di berbagai bidang. Karena itu, mari kita berkoordinasi dan menjalankan program-program pemerintah,” ujarnya.

Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra menilai keberadaan PKK selama ini telah memberikan makna dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Melalui berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, PKK turut membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan keluarga.

Menurutnya, pelaksanaan tugas PKK saat ini juga semakin diperkuat oleh berbagai regulasi, termasuk ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri maupun Peraturan Presiden yang menjadi landasan dalam menjalankan program dan kegiatan.

Empat Peran Strategis dalam Satu Amanah

Tidak hanya menjalankan tugas sebagai Ketua TP PKK, para pengurus yang dikukuhkan juga mengemban sejumlah peran strategis lainnya, yakni sebagai Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi.

Keempat peran tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia.

TP Posyandu berperan dalam mendukung pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, sementara Bunda PAUD memiliki perhatian besar terhadap tumbuh kembang dan pendidikan anak usia dini.

Di sisi lain, Bunda Literasi diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya membaca, meningkatkan minat belajar masyarakat, serta memperkuat literasi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra pun mengajak seluruh pengurus untuk tidak berhenti belajar.

Perkembangan zaman, menurutnya, menuntut setiap organisasi dan penggeraknya untuk mampu beradaptasi dengan teknologi informasi.

Ia berharap para pengurus dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

“Terus belajar, manfaatkan teknologi informasi. Mari bersama-sama membangun Gianyar menjadi kabupaten yang lebih baik,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TP PKK, TP Posyandu, Bunda PAUD, Bunda Literasi, pemerintah kecamatan, desa, serta seluruh unsur masyarakat.

READ  Uji Coba Badung First Car Free Day Perdana di Kerobokan, Bupati Badung Komitmen Perluas Ruang Terbuka Hijau

Dengan semangat pengabdian, koordinasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, peran organisasi perempuan diharapkan semakin nyata dalam mendukung pembangunan Gianyar, terutama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, pendidikan anak yang berkualitas, masyarakat yang berdaya, serta budaya literasi yang semakin kuat. (Tim)

Populer

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Terbaru

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10