Kepercayaan Krama meningkat LPD Desa Adat Sekardadi Bangli Huni Gedung Baru yang lebih Representatif 

Bangli,BerandaBali.id — Kehadiran gedung baru menjadi babak baru bagi LPD Desa Adat Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Gedung yang lebih representatif tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pelayanan, tetapi juga semakin memperkuat kepercayaan krama dan nasabah terhadap LPD sebagai lembaga keuangan milik desa adat.

Pemucuk LPD Desa Adat Sekardadi, I Wayan Dana, menyampaikan hal tersebut saat ditemui Newsyess.com, Selasa (29/9/2026), di kantor LPD Desa Adat Sekardadi, Bangli.

Gedung baru LPD Desa Adat Sekardadi dibangun dengan anggaran sekitar Rp800 juta, yang seluruhnya bersumber dari modal LPD.

Pembangunan gedung tersebut berlangsung selama kurang lebih enam bulan dan mulai ditempati sejak Maret 2026.

“Total dana yang disiapkan sekitar Rp800 juta sampai selesai. Dananya diambil dari modal LPD,” ujar I Wayan Dana.

Gedung tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 3 are yang merupakan tanah milik Desa Adat Sekardadi dengan status hak guna pakai untuk kepentingan LPD.

Menurut Wayan Dana, pembangunan gedung baru merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada krama dan nasabah. Dengan fasilitas yang lebih representatif, pihaknya berharap masyarakat semakin nyaman dalam memanfaatkan berbagai produk dan jasa layanan yang disediakan LPD.

“Dengan adanya gedung baru yang lebih representatif, kami berharap tingkat kepercayaan krama dan nasabah LPD Desa Adat Sekardadi semakin meningkat. Sehingga mereka semakin nyaman memanfaatkan produk dan jasa layanan LPD,” katanya.

Kinerja Terus Bertumbuh

Di tengah hadirnya gedung baru, LPD Desa Adat Sekardadi juga terus menjaga kinerja usaha. Hingga Agustus 2026, laba berjalan LPD telah mencapai sekitar Rp600 juta.

Capaian tersebut ditargetkan terus bertumbuh hingga akhir tahun dengan sasaran laba sebesar Rp800 juta.

READ  Suwarteja Pelaku Pariwisata  Desa Tulikup S  Dukung penuh  “Satu Rumah Satu Sapi” Tut Lengoh: Ekonomi Warga Harus Tumbuh dari Rumah

“Laba berjalan sampai bulan Agustus sudah sekitar Rp600 juta. Target kami sampai akhir tahun bisa mencapai Rp800 juta,” jelas Wayan Dana.

Sementara itu, posisi kredit berjalan telah mencapai sekitar Rp30 miliar. Angka tersebut mencerminkan aktivitas intermediasi LPD dalam mendukung kebutuhan ekonomi krama dan masyarakat melalui penyaluran pembiayaan.

Ke depan, LPD Desa Adat Sekardadi tidak hanya ingin mempertahankan kinerja yang telah dicapai, tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Bidik Aset Rp50 Miliar

Salah satu target besar yang ingin diwujudkan LPD Desa Adat Sekardadi adalah mendorong pertumbuhan aset hingga mencapai Rp50 miliar.

Target tersebut tentu membutuhkan dukungan seluruh krama desa adat, termasuk kepercayaan masyarakat untuk menempatkan dana maupun memanfaatkan berbagai layanan pembiayaan yang tersedia di LPD.

Wayan Dana menegaskan bahwa LPD merupakan lembaga keuangan milik desa adat yang keberadaannya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan ekonomi krama. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Gedung baru yang kini telah ditempati diharapkan menjadi salah satu simbol perubahan tersebut.

Bukan hanya bangunan fisik yang semakin kokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola, pelayanan dan hubungan antara LPD dengan krama Desa Adat Sekardadi.

“Harapan kami ke depan kepercayaan krama semakin meningkat. Dengan kepercayaan itu, LPD bisa berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi desa adat dan masyarakat,” harapnya.

Gedung Baru, Semangat Baru

Perjalanan LPD Desa Adat Sekardadi memasuki fase baru. Gedung baru yang mulai digunakan sejak Maret 2026 menjadi wajah baru pelayanan sekaligus penanda optimisme terhadap masa depan lembaga keuangan desa adat tersebut.

Dengan laba berjalan Rp600 juta hingga Agustus, target laba Rp800 juta pada akhir tahun, kredit berjalan Rp30 miliar, serta ambisi mendorong aset hingga Rp50 miliar, LPD Desa Adat Sekardadi memiliki ruang pertumbuhan yang masih terbuka.

READ  Pertamina Patra Niaga Perkuat Monitoring Stok dan Distribusi BBM-LPG Jelang MotoGP Mandalika

Pada akhirnya, gedung baru bukan sekadar tempat bekerja dan melayani nasabah. Ia menjadi rumah bersama bagi sebuah lembaga ekonomi desa adat yang bertumpu pada kepercayaan krama.

Semakin kuat kepercayaan, semakin besar pula ruang LPD untuk tumbuh dan mengembalikan manfaatnya kepada desa adat.

Gedung boleh baru, tetapi fondasi utama LPD tetap sama: kepercayaan krama. Dari kepercayaan itulah, Sekardadi membangun harapan menuju LPD yang semakin kuat, sehat dan bermanfaat bagi masyarakat. (Tim)

Populer

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Terbaru

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10