Jakarta, BerandaBali. id– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda). Bank milik daerah ini berhasil meraih TOP GRC Awards 2026 #4 Star, sebuah penghargaan bergengsi nasional yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang baik serta mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam mendukung keberlanjutan bisnis.
Tak hanya institusinya yang mendapat apresiasi. Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda), Ir. I Made Astawa, M.M., juga dianugerahi penghargaan “The Most Committed GRC Leader 2026”.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen pimpinan dan jajaran manajemen BPR Bank Daerah Bangli dalam membangun budaya Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) sebagai bagian penting dalam pengelolaan perusahaan.
Sebelum penghargaan diberikan, BPR Bank Daerah Bangli telah melalui rangkaian proses penilaian, termasuk presentasi dan paparan penjurian pada 26 Agustus 2026. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk menggali lebih jauh penerapan tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, kepatuhan, strategi bisnis, hingga komitmen pimpinan dalam menjalankan prinsip-prinsip GRC.
Berdasarkan surat keputusan Dewan Juri TOP GRC Awards 2026 tertanggal 31 Agustus 2026, PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda) ditetapkan sebagai penerima TOP GRC Awards 2026 #4 Star. Sementara Ir. I Made Astawa, M.M., ditetapkan sebagai The Most Committed GRC Leader 2026.
Penghargaan ini diberikan setelah proses penilaian yang dilakukan secara objektif, independen dan akuntabel. Penilaian TOP GRC Awards bahkan diawali dari proses penilaian GCG terhadap lebih dari 900 perusahaan di Indonesia.
TOP GRC Awards sendiri merupakan kegiatan pembelajaran sekaligus apresiasi bagi perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan GRC dalam pengelolaan bisnis. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bersama Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), serta PaGi (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), dengan dukungan konsultan bisnis dan GRC serta akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran.
GRC Bukan Sekadar Penghargaan
Bagi BPR Bank Daerah Bangli, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi simbol prestasi. Lebih jauh, GRC dipandang sebagai fondasi untuk membangun kepercayaan, menjaga keberlangsungan usaha dan memperkuat hubungan perusahaan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama para nasabah.
Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda), Ir. I Made Astawa, M.M., menegaskan bahwa penerapan tata kelola yang baik harus bermuara pada tumbuhnya kepercayaan masyarakat.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun yang paling penting bukan sekadar penghargaan, melainkan bagaimana prinsip governance, risk management dan compliance benar-benar kami terapkan dalam menjalankan perusahaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar I Made Astawa.
Menurutnya, kepercayaan nasabah merupakan aset yang tidak ternilai bagi sebuah lembaga perbankan. Karena itu, tata kelola yang sehat harus dibangun secara konsisten, bukan hanya ketika menghadapi proses penilaian atau mengikuti ajang penghargaan.
“Kami ingin GRC menjadi budaya dalam bekerja. Bagaimana kami mengelola risiko dengan baik, menjalankan perusahaan sesuai aturan, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan pada akhirnya menjaga hubungan kami dengan para nasabah,” ujar Astawa.
Ia menambahkan, penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 yang diterimanya justru menjadi pengingat sekaligus tanggung jawab untuk terus memperkuat komitmen bersama seluruh jajaran.
“Ini bukan penghargaan untuk saya pribadi. Ini adalah penghargaan untuk seluruh keluarga besar BPR Bank Daerah Bangli yang selama ini bekerja bersama-sama membangun tata kelola, menjaga kepercayaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” tegasnya.
Menjaga Kepercayaan, Mengelola Risiko
Astawa menilai industri perbankan memiliki karakter yang sangat bergantung pada kepercayaan. Karena itu, setiap kebijakan dan keputusan perusahaan harus memperhitungkan aspek tata kelola, risiko serta kepatuhan.
“Dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah segala-galanya. Ketika masyarakat mempercayakan uang dan masa depannya kepada kami, maka kepercayaan itu harus kami jaga dengan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang kuat dan kepatuhan terhadap regulasi,” katanya.
Ia menyebut, tantangan industri perbankan ke depan semakin kompleks. Perubahan teknologi, kebutuhan nasabah, persaingan industri, hingga dinamika ekonomi menuntut lembaga perbankan daerah untuk semakin adaptif namun tetap berhati-hati.
Karena itu, menurut Astawa, transformasi dan inovasi harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola.
“Kami tidak ingin tumbuh hanya cepat, tetapi juga harus sehat dan berkelanjutan. Pertumbuhan bisnis harus dibangun di atas fondasi yang kuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh perusahaan, nasabah, masyarakat dan daerah,” ungkapnya.
Puncak Penghargaan di Jakarta
Penghargaan TOP GRC Awards 2026 akan diterima secara langsung pada acara puncak yang digelar Rabu, 9 September 2026, di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan.
Acara penghargaan tersebut mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”, yang menekankan pentingnya tata kelola cerdas dan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan dunia bisnis.
Rangkaian TOP GRC Awards 2026 sebelumnya juga telah diawali dengan GRC Summit 2026 pada 20–21 Agustus 2026 di Hotel Tentrem Yogyakarta.
Bagi BPR Bank Daerah Bangli, pencapaian ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pelayanan, kepercayaan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Predikat TOP GRC Awards 2026 #4 Star sekaligus penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 untuk I Made Astawa menjadi bukti bahwa bank daerah juga mampu menunjukkan kualitas tata kelola dan kepemimpinan di tingkat nasional.
Di balik penghargaan tersebut, ada pesan yang jauh lebih besar: bank yang sehat bukan hanya bank yang mampu tumbuh, tetapi bank yang mampu menjaga kepercayaan.
Dan bagi BPR Bank Daerah Bangli, kepercayaan itu bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan amanah yang harus dijaga dari hari ke hari. (Tim)