Piala Panglima TNI Semarakkan HUT ke-81 TNI, Turnamen Domino Jadi Ajang Pererat TNI dan Rakyat

 

DENPASAR | Berandabali. Id— Lapangan Kodim 1611/Badung, Bali, Minggu (27/9/2026), dipenuhi suasana semarak dan penuh kebersamaan. Ratusan peserta ambil bagian dalam Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

Turnamen tersebut dibuka oleh Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Bali, Danrem 163/Wira Satya, jajaran pejabat TNI, pengurus ORADO, pelaku UMKM, peserta turnamen, serta sejumlah undangan lainnya.

Turnamen ORADO Piala Panglima TNI ini merupakan bagian dari Open Turnamen ORADO 101 Piala Panglima TNI yang dilaksanakan secara serentak di 101 kota di seluruh Indonesia.

Di wilayah Kodam IX/Udayana, kegiatan tersebut mencakup tiga provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak hanya menghadirkan kompetisi olahraga domino, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran UMKM menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui kegiatan olahraga sekaligus pemberdayaan ekonomi.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang dibacakan Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto, disampaikan bahwa turnamen domino tidak semata-mata menjadi ajang pertandingan atau hiburan.

Lebih dari itu, olahraga tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkokoh kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Kehadiran masyarakat bersama prajurit TNI menunjukkan bahwa TNI dan rakyat memiliki hubungan yang sangat dekat. Hubungan tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara, karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya pengabdian TNI ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara,” demikian amanat Pangdam IX/Udayana.

READ  Bersepeda Bersama Komunitas, Bupati Sanjaya Tinjau Pembangunan Penataan Area Kota Singasana

Pangdam juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai momentum untuk menumbuhkan sportivitas, kejujuran, disiplin, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan.

Setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, mematuhi seluruh ketentuan pertandingan, serta menghormati keputusan wasit dan panitia penyelenggara.

Sebab, dalam sebuah kompetisi, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana pertandingan tersebut mampu meninggalkan semangat persahabatan dan kebersamaan.

“Menang atau kalah merupakan bagian dari sebuah perlombaan. Hal yang lebih penting adalah menjadikan momentum ini untuk memperkuat persahabatan, persatuan, dan kebersamaan, bukan justru menciptakan jarak di antara sesama,” pesan Pangdam.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

“Mari kita perkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan gotong royong, kita akan mampu menjaga persatuan serta bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” tegasnya.

ORADO Bali Dorong Domino Naik Kelas sebagai Cabang Olahraga

Sementara itu, Ketua Pengcab ORADO Bali Dewa Made Mahayadnya mengatakan, olahraga domino saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan semakin mendapat tempat di tengah masyarakat.

Meski tergolong sebagai cabang olahraga yang relatif muda, menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi modal penting untuk terus mengembangkan olahraga tersebut secara lebih profesional dan terarah.

“Domino tidak hanya menjadi permainan di tengah masyarakat, tetapi harus terus dikembangkan sebagai cabang olahraga yang memiliki organisasi, aturan, pembinaan, dan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dewa Made Mahayadnya.

Menurutnya, semakin banyaknya turnamen juga menjadi ruang bagi para pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat.

READ  Buka Porsenides Canggu, Bupati Ungkap Solusi Jalan Baru Sepanjang 4,7 Km

Pembukaan turnamen kemudian ditandai dengan penekanan tombol secara bersama sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Para peserta selanjutnya mulai mengikuti kompetisi dengan penuh antusias, sembari tetap menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Bukan Sekadar Pertandingan, UMKM Ikut Diberdayakan

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa penyelenggaraan ORADO Piala Panglima TNI memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar sebuah kompetisi olahraga.

Menurutnya, turnamen tersebut menjadi ruang interaksi yang mempertemukan prajurit TNI dan masyarakat dalam suasana yang lebih santai, akrab, dan penuh kekeluargaan.

“Turnamen ini menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui olahraga, komunikasi dan silaturahmi dapat terbangun dalam suasana yang lebih akrab, sehingga semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat,” ujar Kapendam.

Ia menambahkan, keterlibatan UMKM juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Para pelaku usaha mendapatkan ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta dan masyarakat yang hadir.

“Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini adalah kebersamaan. TNI bersama rakyat bersinergi melalui olahraga, silaturahmi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang ingin terus kita pelihara dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI,” pungkasnya.

Melalui Turnamen ORADO Piala Panglima TNI, peringatan HUT ke-81 TNI di Bali pun tidak hanya diisi dengan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk merawat komunikasi, mempererat persaudaraan, dan menguatkan hubungan antara TNI dengan masyarakat.
(Pendam IX/Udy)
(Tim)

Populer

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Terbaru

Dari Supir Trek dan Warisan Keluarga, Bakso Balung Babi Beranak Tut Lonto Jadi Buruan Pecinta Kuliner di Bali 

Selama 37 Tahun Menekuni Aktuaria dan Hukum, Arya Bagiastra Bawa Perspektif Profesional dalam Tata Kelola PPPSRS

Mamaka Fun Run Vol. 3: Lari Lebih Besar, Komunitas Lebih Besar, Tujuan Lebih Besar

Lansia Terperosok ke Jurang Dalam di Karangasem Berhasil Dievakuasi

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10